Uyah nDonya


Home
Juli 15, 2008, 2:20 am
Filed under: Cinta Indonesia

Pulang ke rumah kalo udah capek kegiatan di luar rumah.

Pagi-pagi bangun, berangkat kerja, kalo punya kegiatan selain pekerjaan rutin, ya setelah kerja, langsung kumpul2 bareng temen, eh….eh…. .., ga terasa udah malem, oke deh sekarang saatnya pulang ke rumah buat tidur, istirahat, besok kerja lagi.

Biasanya sie, pulang ke rumah bisa lebih cepat kalo pekerjaan selesai lebih awal, trus udah ga ada lagi yang dikerjain di luaran sana.

Apakah rumah juga bisa seperti “ibu”, “mama”, “mami”, “bunda”, dsb ?

Kalau bayi-bayi kita lagi “on”, suka tu main sama “bapak”, “abah”, “papi”, sama tante2, sama om2….. tapi kalo udah “oeeekkkkkk. ….oeeeekkkkkk. …..!!!” langsung deh diserahin ke ibunya, trus si ibu biasanya nge-cek :

kenapa nangis ?

laper ? ya disusu’in… …

pup? ya dibersihin’lah. …

pipis? ya dibersihin juga’lah…

oooo…..ternyata ngantuk….. oke deh….. si “ibu” siap untuk memeluk, dan meninabobokkan. ….

Kira-kira gitu deh…..

Maap kalo ada yang salah, maklum belum pernah jadi “ibu”, cuma sering aja liat teman2 yang sudah jadi “ibu” berperilaku seperti itu.

Damai selalu Indonesia

Surabaya, Juli 2008



Baby Angel
Juli 10, 2008, 10:05 am
Filed under: Love

Biarkan malam ini aku menangis sepuas hati

Aku tak peduli walau seluruh dunia sedang berbahagia,

menyambut Bayi yang lahir

Aku sedih,

Pedih sekali….yang terasa sesaat

Sangat sayang padanya

yang tak pernah aku lihat wajahnya

yang hanya sanggup kubawa selama 8 minggu

Sedih waktu dia pergi

tapi aku bersyukur untuk semua yang telah diberikan kepadaku

Suami yang mencintai aku dan selalu memberikan kekuatan

Keluarga yang mencintai aku

Guru yang selalu ada untukku

Biarlah ini menjadi suatu pelajaran lain dalam hidup

Hanya pasrah dan selalu bersyukurlah untuk semua yang terjadi…..

Sby, 25 Des 2007, 00.30



Suatu saat dalam kebimbangan
Juli 10, 2008, 9:40 am
Filed under: Love

Cintaku lembut……

Begitu lembutkah…?

Hingga nyaris tak berasa…..

Cintaku murni dan serasa misteri….

seberapa murnikah….? dan… begitu misterikah….?

Hingga tak dapat kuterjemahkan lewat kata dan rasa…..

Ada sesuatu di dalam sisi lain diriku

yang menggelora,

yang sangat jelas,

dapat kuungkapkan rasa lewat kata.

Apakah ini yang disebut cinta…..

Bukan hatiku, cinta itu halus bagaikan cinta Tuhan

Yang hampir tak dapat kaurasakan,

karena tertutup oleh pikiranmu yang liar,

yang tak dapat kau kendalikan.

Cinta itu tak berasa,

namun mampu menyejukkan jiwa,

seperti air dan angin yang menghidupkan

Ini semua akan meneguhkanku

Untuk hidup bersamamu

Dalam nama Cinta itu sendiri

Thanks to the Lord

Sby, 23 Maret 2004 -  00.08




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.